Dimensi Vertikal
Hakikat the nature of mathematic pada dulunya menentang awal sejarah.
Dimensi titik vertikal merupakan pilarnya dunia pada saatnya dimana satu titik yang dialami bersama adalah vertikal. Dimana para ilmuwan-ilmuwan berkata bahwa dunia bergerak dan dunia berubah, hanya separuh dunia yang beranggapan demikian. Sedangkan separuh dunia yang lain berkata bahwa dunia selalu tetap olehnya. Adaun alasan mereka berkata demikian karena atas dasar dimana manusia selalu berkepala satu, namun jika ada manusia yang berkepala dua itu telah menyimpang dari hukum alam yang telah ditetapkan.
Anomali yang sama artinya dengan kontradiksi dimana telah menyimpang dari hokum alam yang berlaku.
Dalam ‘2+5=7’ betul jika dia terlepas dari ruang. Seperti misalnya jika dia terlepas ruang, seperti halnya ‘ 5 ekor ayam + 2 ekor buaya, maka hasilnya bukanlah 7 melainkan malah berkurang yaitu 2, karena 5 ekor ayam tersebut telah habis dimakan oleh buaya.
S spiritual
N Normatif
F Formal
M Material
Material Matematika. Adapun contohnya seperti ‘pada kotak kapur’ anak SD akan mendeskripsikan bahwa kotak tersebut adalah sebuah kotak kapur yang berwarna hijau. Namun pemikiran mahasiswa maka mereka akan berfikir bahwa kotak kapur tersebut berbentuk balok tanpa berfikir warna dari kotak tersebut. Dimana Material Matematika terikat oleh ruang dan waktu.
Kemudian setelah Material Matematika kita akan ke Formal Matematika. Dimana Formal Matematika ini mengacu pada rumus dan terlepas dari ruang. Misalnya seperti ‘2+5=7’.
Normatif Matematika. Seperti misalnya ‘1 + 1 tidak harus sama dengan dua’ seperti halnya dalam suatu keluarga ada 1 orang ibu ditambah 1 orang ayah maka hasilnya akan bias lebih dari 2.
Spiritual Matematika merupakan permohonan doa kita kepada Yang Maha Kuasa untuk keberhasilan atas usaha jerih payah kita. Dan kita pasrahkan sepenuhnya kepada Yang Maha Kuasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar