Kamis, 01 Mei 2014

Pertemuan 13 Februari '14

Masih teringat jelas moment-moment yang terjadi ditanggal ini.
yaaa tanggal 13 Februari '14 dimana diriku dan dirimu bertemu kembali setelah 8 tahun kita tak bertemu,
dan apakah dirimu tau, jika pertemuan itu telah merubah segalanya. telah merubah hariku sepenuhnya, merubah hatiku, dan engkau telah menghapus nama yang telah bertahta dihatiku sejak lama dengan dirimu yang secara tiba-tiba masuk kedalam hatiku.
pertemuan yang tak pernah kuduga sebelumnya, namun ternyata semuanya merubah hidupku.
pertemuan yang awalnya ku pikir hanya pertemuan teman biasa yang mungkin terasa akan garing, tapi ternyata aku tak secanggung saat berbicara denganmu, bahkan tak pernah merasa canggung saat bercanda tawa denganmu. dan mulai dari sana terasa nyaman disaat aq berbicara denganmu.
mungkin bisa dibilang cara berbicaramu berwibawa yang membuatku tertegun padamu, kau begitu sopan bicaranya sehingga membuatku merasa nyaman dan tak ada sedikitpun rasa canggung.
yaaa meski pertemuan itu hanya 1 jam setengah, namun semuanya terasa membekas sampai detik ini. pertemuan yang kuharapkan di kemudian hari untuk terjadi lagi.
moment dimana pertama kali aku melihatmu di pertemuan itu tak pernah sedikitpun hilang dari memoriku, bahkan saat pertama kali aku melihatmu meski itu hanya dari belakang. tapi entah kenapa aku langsung mengenali bahwa itu kamu, meski saat itu aku belum melihat rupamu,,,
tak ada rasa deg-degan sama sekali disaat pertama aku mulai menjabat tanganmu, saat berbicara denganmu, bahkan saat pertama kau membercandainku.
tapi,,, waktu itu dengan cepatnya berlalu disaat-saat kita bersama, dan dirimu harus segera pulang. ingin rasanya waktu itu aku menawarkan untuk mengantarmu pulang agar kita bisa menghabiskan waktu untuk bercerita lebih lama,, tapi yaaaaaa karna rasa gengsi ini yang membuatku menyesalinya, karna waktu untuk bertemumu itu ternyata terlalu singkat hanya 1 setengah jam.
bahkan aku sempat terheran dengan tatapan yang pernah kau alihkan kepadaku, entah apa maksud tatapan itu. akupun tak tahu. namun dengan tatapan yang penuh tanya itu membuatku selalu ingat denganmu temaaan,,,
selama pertemuan itu, kitapun berkomunikasi. namun yaaa itu hanya bertahan sebentar saja, setelah itu kitapun seperti semula tak saling sapa dan sibuk dengan urusan masing-masing. namun di hari senin malam tanggal 17 Februari '14 pukul 08.37 pm dirimu secara tiba-tiba menghubungiku melalui telphon, yaaa aku sempat tak percaya jika itu adalah kamu. seperti mimpi buatku dirimu menelponku dimana beberapa hari kau tak ada kabar. dan kita pun berbicara, dan akupun masih tak percaya meski aku telah mendengar suaramu. sambil tersipu malu wajahku saat mendengarmu bicara, namun lagi-lagi pembicaraan itu tak berlangsung lama, hanya sebentar saja. dan itu semua membuatku makin berharap. namun mungkin itu komunikasi terakhir buat kita, karena setelah malam itu kita bener-bener tak berkomunikasi lagi. maupun lewat telphon, sms, bahkan chatting pun kau terlihat cuek dan dingin, seakan-akan aku hanyalah abstrak.

hei,,,, dirimu sadar tidakkah jika pertemuan itu membuat hatiku berubah mulai menyukai dirimu teman SMPku, dirimu telah merubah semua komitmenku yang pernah aku ucapkan selama ini jika aku tidak mau menyukai lelaki dari sumatera, dirimu telah menghapus nama itu dari hatiku secara seketika, dirimu yang selalu ada didalam doaku, namun dirimu tak pernah hadir di mimpi-mimpiku tapi dirimu hadir di dalam harapan-harapanku.

yaaa setelah teman-temanku tau soal ini, mereka menyarankanku untuk bilang ke kamu tentang apa yang akau rasakan ini.
tapi aku tetap tidak akan melakukannya teman. karna akupun sendiri belum tau semacam apa perasaan ini? "suka", "cinta", atau "apa" akupun tak tau semuanya, aku tak bisa menterjemahkannya.
aku tak mau mengungkapkannya kepadamu, karna aku tak ingin merusak pertemanan kita yang memang sudah berjarak temaaan,
biarlah saja aku simpan dengan rapi perasaan ini, biarlah aku saja yang merasakannya sendiri,
biarlah Allah S.W.T sajalah yang membalas perasaan ini temaaan,
jika memang dirimu yang terbaik buatku, Allah pasti akan mendekatkan kita.
namun jika memang dirimu bukan yang terbaik untukku, pasti Allah akan menggantinya dengan yang jauh lebih baik. Aamiin,,,,

entah ini perasaan semacam apa temaaan SMPku??
aku sendiripun tak tau.
aku ingin mengulang pertemuan itu kembali bukan untuk mengulang yang kemarin, tapi untuk pertemuan di kemudian hari yang jauh lebih indah.
Terima kasih untuk pertemuan "13 februari" itu temaaan,,,,
thank you for all

Masih teringat jelas moment-moment yang terjadi ditanggal ini.
yaaa tanggal 13 Februari '14 dimana diriku dan dirimu bertemu kembali setelah 8 tahun kita tak bertemu,
dan apakah dirimu tau, jika pertemuan itu telah merubah segalanya. telah merubah hariku sepenuhnya, merubah hatiku, dan engkau telah menghapus nama yang telah bertahta dihatiku sejak lama dengan dirimu yang secara tiba-tiba masuk kedalam hatiku.
pertemuan yang tak pernah kuduga sebelumnya, namun ternyata semuanya merubah hidupku.
pertemuan yang awalnya ku pikir hanya pertemuan teman biasa yang mungkin terasa akan garing, tapi ternyata aku tak secanggung saat berbicara denganmu, bahkan tak pernah merasa canggung saat bercanda tawa denganmu. dan mulai dari sana terasa nyaman disaat aq berbicara denganmu.
mungkin bisa dibilang cara berbicaramu berwibawa yang membuatku tertegun padamu, kau begitu sopan bicaranya sehingga membuatku merasa nyaman dan tak ada sedikitpun rasa canggung.
yaaa meski pertemuan itu hanya 1 jam setengah, namun semuanya terasa membekas sampai detik ini. pertemuan yang kuharapkan di kemudian hari untuk terjadi lagi.
moment dimana pertama kali aku melihatmu di pertemuan itu tak pernah sedikitpun hilang dari memoriku, bahkan saat pertama kali aku melihatmu meski itu hanya dari belakang. tapi entah kenapa aku langsung mengenali bahwa itu kamu, meski saat itu aku belum melihat rupamu,,,
tak ada rasa deg-degan sama sekali disaat pertama aku mulai menjabat tanganmu, saat berbicara denganmu, bahkan saat pertama kau membercandainku.
tapi,,, waktu itu dengan cepatnya berlalu disaat-saat kita bersama, dan dirimu harus segera pulang. ingin rasanya waktu itu aku menawarkan untuk mengantarmu pulang agar kita bisa menghabiskan waktu untuk bercerita lebih lama,, tapi yaaaaaa karna rasa gengsi ini yang membuatku menyesalinya, karna waktu untuk bertemumu itu ternyata terlalu singkat hanya 1 setengah jam.
bahkan aku sempat terheran dengan tatapan yang pernah kau alihkan kepadaku, entah apa maksud tatapan itu. akupun tak tahu. namun dengan tatapan yang penuh tanya itu membuatku selalu ingat denganmu temaaan,,,
selama pertemuan itu, kitapun berkomunikasi. namun yaaa itu hanya bertahan sebentar saja, setelah itu kitapun seperti semula tak saling sapa dan sibuk dengan urusan masing-masing. namun di hari senin malam tanggal 17 Februari '14 pukul 08.37 pm dirimu secara tiba-tiba menghubungiku melalui telphon, yaaa aku sempat tak percaya jika itu adalah kamu. seperti mimpi buatku dirimu menelponku dimana beberapa hari kau tak ada kabar. dan kita pun berbicara, dan akupun masih tak percaya meski aku telah mendengar suaramu. sambil tersipu malu wajahku saat mendengarmu bicara, namun lagi-lagi pembicaraan itu tak berlangsung lama, hanya sebentar saja. dan itu semua membuatku makin berharap. namun mungkin itu komunikasi terakhir buat kita, karena setelah malam itu kita bener-bener tak berkomunikasi lagi. maupun lewat telphon, sms, bahkan chatting pun kau terlihat cuek dan dingin, seakan-akan aku hanyalah abstrak.

hei,,,, dirimu sadar tidakkah jika pertemuan itu membuat hatiku berubah mulai menyukai dirimu teman SMPku, dirimu telah merubah semua komitmenku yang pernah aku ucapkan selama ini jika aku tidak mau menyukai lelaki dari sumatera, dirimu telah menghapus nama itu dari hatiku secara seketika, dirimu yang selalu ada didalam doaku, namun dirimu tak pernah hadir di mimpi-mimpiku tapi dirimu hadir di dalam harapan-harapanku.

yaaa setelah teman-temanku tau soal ini, mereka menyarankanku untuk bilang ke kamu tentang apa yang akau rasakan ini.
tapi aku tetap tidak akan melakukannya teman. karna akupun sendiri belum tau semacam apa perasaan ini? "suka", "cinta", atau "apa" akupun tak tau semuanya, aku tak bisa menterjemahkannya.
aku tak mau mengungkapkannya kepadamu, karna aku tak ingin merusak pertemanan kita yang memang sudah berjarak temaaan,
biarlah saja aku simpan dengan rapi perasaan ini, biarlah aku saja yang merasakannya sendiri,
biarlah Allah S.W.T sajalah yang membalas perasaan ini temaaan,
jika memang dirimu yang terbaik buatku, Allah pasti akan mendekatkan kita.
namun jika memang dirimu bukan yang terbaik untukku, pasti Allah akan menggantinya dengan yang jauh lebih baik. Aamiin,,,,

entah ini perasaan semacam apa temaaan SMPku??
aku sendiripun tak tau.
aku ingin mengulang pertemuan itu kembali bukan untuk mengulang yang kemarin, tapi untuk pertemuan di kemudian hari yang jauh lebih indah.
Terima kasih untuk pertemuan "13 februari" itu temaaan,,,,
thank you for all

Tidak ada komentar:

Posting Komentar